Minggu, 12 Januari 2014

Lingkaran Masa


Disudut itu aku tersudut dalam lingkaran suatu masa.
Tak ada kata yang terucap.
Tak ada pula logika dalam otak.
Diam, terkuncikan kisah nyata.
Beranjak dari fakta, aku pergi dengan satu alasan.
Alasan yang seringkali menjadi alasan.
Kala malam semakin menggelap, 
aku kembali tersudut disudut yang sama.
Sudut kedamaian.
Terlintas bayangmu dalam sebuah kedipan mata.
Senyummu yang mampu menenggelamkan kata-kata.
Membawaku mengalir tak bermuara.
Andai saja ku dapat memutar waktu.
Tak akan ku biarkan detik-detik semu menghampirimu.
Membiarkanmu dalam kesendirian yang sunyi dan malam yang sepi.
Disudut itu, aku teringat akan genggamanmu
yang menghangatkanku.
Tatapan mata yang menyejukan jiwa.
Dan senyumanmu yang menjadi napas kebahagiaanku.
Rasanya waktu terlalu cepat berlalu kala aku bersamamu.
Disudut ini, aku butuh kamu. Hanya itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar